Puluhan Warga Gerakan Sidoarjo Bersih Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Penegakan Hukum atas Dugaan Jual Beli Jabatan

- Penulis

Senin, 24 Maret 2025 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksi.news, Sidoarjo – Puluhan warga yang tergabung dalam Gerakan Sidoarjo Bersih (GSB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Kantor DPRD, dan Pendopo Delta Wibawa, Senin (24/3/2025) siang. Mereka mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas dugaan praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Dalam aksi tersebut, para demonstran membawa berbagai poster bertuliskan “Berantas Korupsi Tanpa Kompromi” dan “Tradisi Korupsi Quattrick Bolo” sebagai bentuk protes terhadap dugaan tindak korupsi yang terjadi di wilayah tersebut.

Wahyu, koordinator aksi, menegaskan bahwa pihaknya kecewa dengan maraknya praktik korupsi di Sidoarjo. Ia secara khusus menyoroti dugaan jual beli jabatan yang melibatkan salah satu tim sukses Bupati Subandi yang kini menjabat sebagai Dewan Pengawas RSUD R.T. Notopuro.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dia ini diduga terlibat dalam praktik jual beli jabatan di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Kami meminta Kejaksaan untuk segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan tersebut,” tegas Wahyu dalam orasinya.

Selain itu, massa aksi juga menuntut Kejaksaan untuk mengusut dugaan korupsi yang melibatkan empat mantan Kepala Dinas PU Cipta Karya terkait pengelolaan lahan basah di Tambak Sawah, Sidoarjo.

Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Jhon Frangky Ariandi, menyatakan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti laporan yang masuk, asalkan disertai dengan bukti yang kuat.

“Silakan membuat laporan, namun harus disertai dengan bukti-bukti pendukung agar bisa kami tindaklanjuti,” ujarnya.

Jhon Frangky juga mengapresiasi aksi demonstrasi ini sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap pemberantasan korupsi di Sidoarjo.

Setelah menyampaikan tuntutan mereka di Kejari Sidoarjo, massa aksi melanjutkan demonstrasi di depan Gedung DPRD Sidoarjo dan Pendopo Delta Wibawa untuk menegaskan aspirasi mereka. Hingga aksi berakhir, situasi tetap berlangsung dengan kondusif di bawah pengawasan aparat keamanan. (Din)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Polri Tegaskan Bhabinkamtibmas Tidak Berwenang Memungut dan Menagih Pajak
Jatanras Polda Jatim Lumpuhkan Dua Residivis Curanmor di Malang
Pelajar Jadi Korban Pengeroyokan di Klub Malam Surabaya Barat, Keluarga Minta Pelaku Segera Ditahan
Polresta Malang Kota Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal, Dua Tersangka Raup Omzet Lebih dari Rp100 Juta per Bulan
Piala Dunia FIFA 2026 Putar Ekonomi Nasional Lebih dari Rp5 Triliun
Polda Jatim dan Kejati Jatim Perkuat Kolaborasi Wujudkan Penegakan Hukum Berkeadilan
Jogo Jatim Jadi Komitmen Bersama, Kapolda Jatim dan Pangdam Perkuat Kolaborasi TNI–Polri
Kapolri dan Jaksa Agung Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Sepakati Tingkatkan Kemitraan Penyidik dan Jaksa
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:14 WIB

Polri Tegaskan Bhabinkamtibmas Tidak Berwenang Memungut dan Menagih Pajak

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:03 WIB

Jatanras Polda Jatim Lumpuhkan Dua Residivis Curanmor di Malang

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:16 WIB

Pelajar Jadi Korban Pengeroyokan di Klub Malam Surabaya Barat, Keluarga Minta Pelaku Segera Ditahan

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:33 WIB

Polresta Malang Kota Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal, Dua Tersangka Raup Omzet Lebih dari Rp100 Juta per Bulan

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:05 WIB

Piala Dunia FIFA 2026 Putar Ekonomi Nasional Lebih dari Rp5 Triliun

Berita Terbaru