Peringati Hari Pahlawan, Pondok Pesantren Al Muslimun Gelar Dialog Kebangsaan

- Penulis

Jumat, 10 November 2023 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Redaksi.news, Magetan – Dalam rangka memperingati hari Pahlawan 10 November,  Pondok Pesantren Al Muslimun megelar acara Dialog Kebangsaan di Pondok Pesantren Al Muslimun, Plaosan, Magetan. Jum’at (10/11/2023). 

Dialog Kebangsaan ini mengusung tema “Dengan Semangat Hari Pahlawan Mari Kita Tingkatkan Peran Pondok Pesantren dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan serta Meningkatkan Rasa Nasionalisme kebangsaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Fokus dari pembahasan adalah Santri sebagai pahlawan bangsa. 
Narasumber yakni, Pengasuh Pondok Pesatren Al Muslimun, Lufti Haidar, Pengasuh Pondok Pesatren Ar Rohman Tegalrejo, Ridho Rifai, dan Anggota Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia, Muries Subiyantoro. 
“Ulama dan santri memiliki peran dalam mempertahankan kemerdekaan. Kalau dilihat sejarahnya, Hari Santri itu diperingati karena fatwa jihad pada 22 Oktober 1945. Maka sangat wajat jika dikatakan bahwa Santri itu adalah Pahlawan.”  ungkap Gus Ridho.
Gus Ridho menambahkan pondok pesantren dan santri harus kreatif sebagai cara untuk melanjutkan perjuangan ulama dan santri yang menjadi pahlawan. 
Menurut dia, belajar di pondok ada dua pilar yang harus dimasukkan sekarang ini, yakni wirausaha dan teknologi. 
“Sekarang tidak bisa di pondok belajar melulu agama. Harus dikolaborasikan dengan kurikulum wirausaha dan perkembangan teknologi agar santri bisa tetap jadi pahlawan,” kata Gus Ridho yang juga Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren di Magetan itu.
Hal senada juga disampaikan oleh  Keluarga Pahlawan Nasional R.M.T.A. Soerjo, Muries Subiyantoro. Bahwa sejarah kepahlawan ulama, santri, dan pondok pesantren sangat lekat dengan perjuangan bangsa Indonesia. 
Sebaga contohnya, pertempuran di Surabaya antara arek-arek laskar pejuang melawan tentara Inggris tak lepas dari peran ulama. 
“Dalam literasi yang saya ketahui, Gubernur Soerjo meminta fatwa ulama mengenai cinta tanah air dan membela kemerdekaan pada waktu itu. Sehingga, meletuslah perlawanan arek-arek suroboyo dalam pertempuran 10 Nopember,” katanya. 
Perjuangan pada masa lalu musuhnya jelas penjajah yang ingin menguasai Indonesia. Sedangkan sekarang perjuangan yang harus dilakukan adalah memerangi kemiskinan dan kebodohan. 
“Indonesia ini surga globalisasi, sehingga masuk juga paham terorisme dan radikalisme. Ini bisa diperangi salah satunya dengan peran pondok pesantren, ulama, dan santri yang mau belajar agar benar-benar menjadi harapan bangsa, yang menyelesaikan persoalan bangsa salah satunya, kemiskinan dan kebodohan,” papar Muries. 
Dialog berlangsung gayeng, dihadiri sekitar 250 santri dan santriwati, Pondok Pesantren Al Muslimun, dan Forkopimca Plaosan, serta kepala desa. (rjb) 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kapolda Jatim Buka Puasa Bersama Insan Pers Pokja Polda Jatim
Polda Jatim Gelar Shalat Ghaib dan Doa Bersama untuk Korban Bencana di Sumatera
Musrenbang Polda Jatim 2024 Siap Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan
Musrenbang Polda Jatim 2024 Siap Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan
Gus Ibin Curi Start “Kampanye” Jelang Pilkada Nganjuk
Gus Ibin Curi Start “Kampanye” Jelang Pilkada Nganjuk
Diduga ada Oknum Polisi di Lamongan yang Bermain BBM Ilegal
Diduga ada Oknum Polisi di Lamongan yang Bermain BBM Ilegal
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:45 WIB

Kapolda Jatim Buka Puasa Bersama Insan Pers Pokja Polda Jatim

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:18 WIB

Polda Jatim Gelar Shalat Ghaib dan Doa Bersama untuk Korban Bencana di Sumatera

Selasa, 3 September 2024 - 09:41 WIB

Musrenbang Polda Jatim 2024 Siap Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan

Selasa, 3 September 2024 - 09:41 WIB

Musrenbang Polda Jatim 2024 Siap Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan

Minggu, 23 Juni 2024 - 05:30 WIB

Gus Ibin Curi Start “Kampanye” Jelang Pilkada Nganjuk

Berita Terbaru