Kapolda Jatim Sebut Arus Balik Lebaran 2026 Naik 18 Persen, Lalu Lintas Tetap Lancar

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksijatim.id, SITUBONDO – Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto menyebutkan terjadi peningkatan volume kendaraan sekitar 18 persen pada arus balik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Timur. Meski demikian, kondisi lalu lintas secara umum tetap terpantau aman, lancar, dan terkendali.

Pernyataan tersebut disampaikan usai Kapolda Jatim melakukan pemantauan udara di sejumlah titik strategis, mulai dari Tol Ngawi di perbatasan Jawa Timur–Jawa Tengah, jalur Pantura Tuban, jalur Wonogiri–Pacitan, hingga Situbondo dan jalur penyeberangan Ketapang menuju Bali, Jumat (27/3/2026).

“Alhamdulillah secara umum arus balik berjalan lancar. Kami melakukan pemantauan dari wilayah perbatasan hingga jalur menuju Bali, dan semuanya masih terkendali,” ujar Irjen Nanang di Pantai Utama Raya, Situbondo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, peningkatan volume kendaraan tidak hanya berasal dari pemudik yang kembali, tetapi juga masyarakat yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata.

“Kami melihat pergerakan kendaraan juga didominasi masyarakat yang melakukan perjalanan wisata. Namun secara umum kondisi lalu lintas tetap lancar,” tambahnya.

Kapolda Jatim menjelaskan, difungsikannya pintu Tol Situbondo Barat turut membantu mendistribusikan arus kendaraan, khususnya di kawasan Tapal Kuda.

“Difungsikannya pintu Tol Situbondo Barat sangat membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolda Jatim menegaskan seluruh personel dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 masih disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan arus balik, terutama di jalur tol, jalur wisata, serta titik penyeberangan.

“Kami pastikan seluruh personel tetap siaga di lapangan untuk memberikan pelayanan, pengamanan, dan pengaturan lalu lintas kepada masyarakat,” tegasnya.

Polda Jatim juga terus melakukan pemantauan dan evaluasi di sejumlah titik rawan, termasuk kawasan perbatasan Jawa Timur–Jawa Tengah, meskipun secara umum kondisi kepadatan masih dalam batas normal.

Sementara itu, Kapolda Jatim memperkirakan arus balik baru mencapai sekitar 30 persen, seiring pola perjalanan masyarakat yang cenderung tersebar.

“Kami imbau masyarakat untuk tidak kembali secara bersamaan agar tidak terjadi penumpukan. Masih tersedia waktu hingga akhir pekan,” pungkasnya. (Cak)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

GPRB-ITSLaw Buka Bantuan Hukum Gratis untuk Korban KM Virgo Transport 8
Polda Jatim Ungkap Scam Investasi Kripto Jaringan Internasional, Kerugian Korban Capai Rp12,9 Miliar
Kapolres Kediri Sambangi Bocah 11 Tahun yang Rawat Ibu Lumpuh, Berikan Bantuan Pendidikan
DVI Polda Jatim Terus Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8, Posko Tetap Disiagakan
Polri Evakuasi Korban Penculikan KKB di Papua Tengah, Keluarga Korban Dijemput Menggunakan Helikopter
Kapolri Minta Keluhan Masyarakat Jadi Sistem Peringatan Dini untuk Pembenahan Polri
Polda Jatim Kerahkan Empat Kapal Patroli Cari Korban KM Virgo Transport 8
Polda Jatim Siagakan Posko DVI, Antisipasi Perkembangan SAR KM Virgo Transport 8
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:17 WIB

GPRB-ITSLaw Buka Bantuan Hukum Gratis untuk Korban KM Virgo Transport 8

Kamis, 24 September 2026 - 16:23 WIB

Polda Jatim Ungkap Scam Investasi Kripto Jaringan Internasional, Kerugian Korban Capai Rp12,9 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:51 WIB

Kapolres Kediri Sambangi Bocah 11 Tahun yang Rawat Ibu Lumpuh, Berikan Bantuan Pendidikan

Jumat, 18 September 2026 - 23:11 WIB

DVI Polda Jatim Terus Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8, Posko Tetap Disiagakan

Jumat, 18 September 2026 - 16:54 WIB

Polri Evakuasi Korban Penculikan KKB di Papua Tengah, Keluarga Korban Dijemput Menggunakan Helikopter

Berita Terbaru