Redaksijatim.id, SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto menyampaikan belasungkawa atas musibah tenggelamnya KMP Mutiara Sentosa II di perairan Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8/2026). Ia memastikan proses pencarian terhadap korban yang hingga kini belum ditemukan masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolda Jatim saat meninjau para korban di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8/2026). Dalam kesempatan itu, Irjen Pol. Nanang Avianto didampingi Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Kehadiran jajaran Polda Jatim bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur bertujuan memberikan dukungan moril kepada para korban dan keluarga sekaligus memastikan penanganan pascakecelakaan berjalan optimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami atas nama Polda Jawa Timur turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah kecelakaan kapal laut ini. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Irjen Pol. Nanang Avianto.
Kapolda Jatim menegaskan, tim gabungan yang melibatkan personel SAR Ditpolairud Polda Jatim bersama instansi terkait masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.
“Korban yang belum ditemukan masih terus kami cari bersama tim gabungan. Kami berharap dan berdoa agar proses pencarian berjalan lancar sehingga seluruh korban yang masih dicari dapat segera ditemukan,” katanya.
Selain fokus pada operasi pencarian dan evakuasi, Polda Jatim juga melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan kapal tersebut. Seluruh informasi dan keterangan yang diperoleh akan dianalisis sebagai bagian dari proses investigasi.
“Saat ini penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Kami akan bekerja sama dengan seluruh instansi terkait untuk mengungkap penyebab insiden ini secara menyeluruh,” tegas Kapolda.
Kunjungan Kapolda Jatim bersama Gubernur Jawa Timur, Wakapolda, dan jajaran Polda Jatim menjadi wujud kepedulian pemerintah dan aparat keamanan terhadap para korban serta komitmen untuk memastikan proses pencarian, penanganan korban, dan investigasi berlangsung secara maksimal hingga seluruh tahapan penanganan selesai. (CAK)








