Kapolri Minta Keluhan Masyarakat Jadi Sistem Peringatan Dini untuk Pembenahan Polri

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksijatim.id, JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajaran Polri menindaklanjuti setiap keluhan dan saran masyarakat secara cepat dan tepat. Pengaduan publik juga harus dianalisis sebagai sistem peringatan dini (early warning system) untuk memperkuat evaluasi dan pembenahan organisasi.

Arahan tersebut disampaikan Kapolri dalam acara Kompolnas Awards 2026 yang digelar pada Kamis (17/9/2026).

Kapolri mengatakan, perkembangan media sosial dan era citizen journalism membuat informasi serta aspirasi masyarakat menyebar semakin cepat. Kondisi ini sejalan dengan meningkatnya harapan publik terhadap pelaksanaan tugas kepolisian yang responsif, transparan, dan akuntabel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tantangan tersebut perlu dijawab melalui peningkatan profesionalisme, penguatan integritas, serta perbaikan kualitas pelayanan Polri.

“Setiap saran dan keluhan masyarakat perlu ditindaklanjuti secara cepat dan tepat, tidak hanya untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi, tetapi juga dianalisis sebagai sistem peringatan dini atau early warning system,” ujar Kapolri.

Ia menjelaskan, analisis terhadap pengaduan masyarakat diperlukan untuk mengidentifikasi pola dan potensi persoalan yang berulang. Hasil analisis tersebut dapat menjadi bahan evaluasi dan pembenahan organisasi secara menyeluruh.

Dalam konteks pengawasan, Kapolri menilai Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara Polri dan masyarakat. Keluhan, aspirasi, serta ekspektasi publik yang diterima Kompolnas dapat diterjemahkan menjadi masukan konkret untuk meningkatkan kinerja kepolisian.

“Kompolnas bertugas mengawasi, memberikan masukan dan saran strategis, serta menerima aduan dari masyarakat untuk diteruskan kepada Polri guna dilakukan perbaikan,” kata Kapolri.

### Sinergi Pengawasan Internal dan Eksternal

Kapolri menambahkan, hasil pengawasan dan rekomendasi Kompolnas perlu disinergikan dengan Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri, Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri, serta fungsi terkait lainnya.

Sinergi tersebut diperlukan agar pengawasan eksternal dan internal dapat saling memperkuat. Setiap tindak lanjut harus dilaksanakan secara konkret dan terukur sehingga tidak berhenti pada penyampaian rekomendasi.

Selain mengidentifikasi kekurangan, pengawasan juga perlu diarahkan untuk menemukan kinerja positif yang layak diapresiasi dan dijadikan contoh bagi jajaran lainnya.

Semangat tersebut, kata Kapolri, diwujudkan melalui penyelenggaraan Kompolnas Awards 2026 yang memberikan penghargaan terhadap satuan kerja dan personel Polri.

“Kompolnas tidak hanya berhenti pada evaluasi, tetapi juga ikut memberikan penilaian terhadap satuan kerja. Hari ini penghargaan tidak hanya diberikan kepada satuan kerja, tetapi juga kepada personel,” tutur Kapolri.

Kapolri berharap satuan kerja dan personel penerima penghargaan dapat menjadi teladan bagi jajaran Polri lainnya. Inovasi serta praktik terbaik yang telah dilakukan perlu didokumentasikan, dikembangkan, dan diterapkan sesuai kebutuhan di masing-masing wilayah.

Ia menegaskan, pengawasan yang kuat, tindak lanjut pengaduan yang terukur, serta apresiasi terhadap kinerja positif merupakan bagian penting dari upaya pembenahan Polri secara berkelanjutan.

Dengan langkah tersebut, seluruh jajaran diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari berbagai capaian maupun penghargaan yang diperoleh, tetapi dari sejauh mana kehadiran Polri mampu memberikan rasa aman, kepastian, dan pelayanan yang semakin baik, serta menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkas Kapolri. (CAK)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

GPRB-ITSLaw Buka Bantuan Hukum Gratis untuk Korban KM Virgo Transport 8
Polda Jatim Ungkap Scam Investasi Kripto Jaringan Internasional, Kerugian Korban Capai Rp12,9 Miliar
Kapolres Kediri Sambangi Bocah 11 Tahun yang Rawat Ibu Lumpuh, Berikan Bantuan Pendidikan
DVI Polda Jatim Terus Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8, Posko Tetap Disiagakan
Polri Evakuasi Korban Penculikan KKB di Papua Tengah, Keluarga Korban Dijemput Menggunakan Helikopter
Polda Jatim Kerahkan Empat Kapal Patroli Cari Korban KM Virgo Transport 8
Polda Jatim Siagakan Posko DVI, Antisipasi Perkembangan SAR KM Virgo Transport 8
Polda Jatim Siaga Penuh Hadapi Fase Kritis Karhutla di Tujuh Gunung Rawan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:17 WIB

GPRB-ITSLaw Buka Bantuan Hukum Gratis untuk Korban KM Virgo Transport 8

Kamis, 24 September 2026 - 16:23 WIB

Polda Jatim Ungkap Scam Investasi Kripto Jaringan Internasional, Kerugian Korban Capai Rp12,9 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:51 WIB

Kapolres Kediri Sambangi Bocah 11 Tahun yang Rawat Ibu Lumpuh, Berikan Bantuan Pendidikan

Jumat, 18 September 2026 - 23:11 WIB

DVI Polda Jatim Terus Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8, Posko Tetap Disiagakan

Jumat, 18 September 2026 - 16:54 WIB

Polri Evakuasi Korban Penculikan KKB di Papua Tengah, Keluarga Korban Dijemput Menggunakan Helikopter

Berita Terbaru