Demo Tolak UU TNI Berakhir Ricuh: Massa Lempar Petasan dan Batu di Grahadi

- Penulis

Senin, 24 Maret 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksi.news, Surabaya – Aksi demonstrasi penolakan Undang-Undang TNI di depan Gedung Grahadi, Surabaya, pada Senin (24/3/2025) sore berakhir ricuh. Ratusan mahasiswa dan warga yang tergabung dalam aksi tersebut berusaha menerobos masuk ke dalam kompleks gedung pemerintahan yang dijaga ketat oleh aparat kepolisian.

 

Para demonstran yang sebagian besar mengenakan pakaian hitam tanpa atribut almamater terlihat melempari Gedung Grahadi dengan berbagai benda, mulai dari petasan, botol, hingga batu. Akibatnya, gapura di depan pintu masuk gerbang Grahadi mengalami kerusakan. Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab kericuhan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sambil meneriakkan “Tolak RUU TNI”, massa juga melemparkan bom molotov dan batu ke arah depan gedung. Merespons situasi yang semakin tidak terkendali, aparat kepolisian mengambil tindakan tegas dengan menyemprotkan water cannon ke arah massa. Namun, tindakan tersebut justru memicu situasi yang kian memanas, membuat para demonstran lainnya semakin beringas dengan melemparkan botol dan petasan.

 

“Jika RUU TNI tidak dicabut, kami akan mengerahkan massa yang lebih banyak untuk mencabut UU TNI tersebut,” teriak salah satu demonstran saat berorasi didepan gedung Grahadi Surabaya, sambil menunjuk ke arah polisi yang berjaga.

 

Meskipun situasi sempat menegangkan, belum ada catatan korban luka dari pihak kepolisian dalam peristiwa tersebut. Pihak berwenang terus memantau situasi dan mengambil langkah-langkah pengamanan untuk mencegah terjadinya kerusuhan yang lebih besar. (Gal) 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

GPRB-ITSLaw Buka Bantuan Hukum Gratis untuk Korban KM Virgo Transport 8
Polda Jatim Ungkap Scam Investasi Kripto Jaringan Internasional, Kerugian Korban Capai Rp12,9 Miliar
Kapolres Kediri Sambangi Bocah 11 Tahun yang Rawat Ibu Lumpuh, Berikan Bantuan Pendidikan
DVI Polda Jatim Terus Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8, Posko Tetap Disiagakan
Polri Evakuasi Korban Penculikan KKB di Papua Tengah, Keluarga Korban Dijemput Menggunakan Helikopter
Kapolri Minta Keluhan Masyarakat Jadi Sistem Peringatan Dini untuk Pembenahan Polri
Polda Jatim Kerahkan Empat Kapal Patroli Cari Korban KM Virgo Transport 8
Polda Jatim Siagakan Posko DVI, Antisipasi Perkembangan SAR KM Virgo Transport 8
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:17 WIB

GPRB-ITSLaw Buka Bantuan Hukum Gratis untuk Korban KM Virgo Transport 8

Kamis, 24 September 2026 - 16:23 WIB

Polda Jatim Ungkap Scam Investasi Kripto Jaringan Internasional, Kerugian Korban Capai Rp12,9 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:51 WIB

Kapolres Kediri Sambangi Bocah 11 Tahun yang Rawat Ibu Lumpuh, Berikan Bantuan Pendidikan

Jumat, 18 September 2026 - 23:11 WIB

DVI Polda Jatim Terus Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8, Posko Tetap Disiagakan

Jumat, 18 September 2026 - 16:54 WIB

Polri Evakuasi Korban Penculikan KKB di Papua Tengah, Keluarga Korban Dijemput Menggunakan Helikopter

Berita Terbaru