Redaksijatim.id, MALANG – Polda Jawa Timur bersama kelompok tani melaksanakan penanaman bawang putih secara serentak di sejumlah wilayah sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan program swasembada pangan nasional.
Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Rabu (19/8/2026), dengan memanfaatkan lahan seluas 1,5 hektare yang dikelola Kelompok Tani Subur Satu.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, penanaman bawang putih serentak juga dilaksanakan di Kabupaten Magetan, Trenggalek, dan Pasuruan. Total lahan yang disiapkan untuk kegiatan tersebut mencapai 2,5 hektare.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penanaman ini melibatkan delapan kelompok tani dengan menggunakan sekitar 2.000 kilogram bibit bantuan dari Kementerian Pertanian,” kata Abast.
Menurutnya, keterlibatan Polda Jatim dan jajaran merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah, khususnya dalam memperkuat produksi komoditas pertanian dan mewujudkan swasembada pangan.
“Penanaman bawang putih serentak ini merupakan bentuk nyata dukungan Polda Jawa Timur terhadap program swasembada pangan. Kami bersama seluruh pihak terkait berupaya agar program ini dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi para petani maupun masyarakat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Polda Jatim dan jajaran turut mendukung kesiapan lahan, bibit, sarana pertanian, serta pendampingan kepada kelompok tani. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait.
Empat varietas bawang putih ditanam dalam kegiatan tersebut, yakni Tawangmangu Baru, Lumbu Kuning, Lumbu Hijau, dan Geol Temanggung Agrihorti.
“Pemilihan varietas disesuaikan dengan kondisi wilayah agar tanaman dapat tumbuh secara optimal,” jelas Abast.
Secara keseluruhan, potensi pengembangan bawang putih di wilayah hukum Polda Jawa Timur tersebar di tujuh wilayah Polres. Total luas lahan yang disiapkan mencapai 284,76 hektare dengan melibatkan 76 gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan 586 petani.
Polda Jatim melalui Satgas Percepatan Swasembada Bawang Putih terus bersinergi dengan Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, kelompok tani, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan keberlanjutan program tersebut.
Selain kesiapan lahan dan bibit, sarana pendukung pertanian juga menjadi perhatian. Di Desa Sumbersuko, telah disiapkan sistem irigasi menggunakan pompa air dan sprinkler untuk menunjang pertumbuhan tanaman bawang putih.
“Sinergi dengan kelompok tani menjadi kunci. Kami ingin kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga turut mendukung program pemerintah yang memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tutur Abast.
Hasil panen bawang putih nantinya diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi bagi petani sekaligus memperkuat ketersediaan komoditas tersebut di Jawa Timur.
Penanaman bawang putih serentak ini juga dirangkaikan dengan kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat sekitar. Polda Jatim menyalurkan bantuan sosial kepada 200 warga setempat serta menyerahkan bantuan alat pertanian kepada kelompok tani.
Selain itu, digelar bakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian vitamin kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah, petani, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga. (CAK)








