Satu Persatu Personel Band Tewas, Usai Perfom di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya

- Penulis

Selasa, 26 Desember 2023 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Redaksi.news, Surabaya – Satu persatu personil grub band tewas, usai menenggak Minuman Keras (Miras) saat Perfom Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya, pada Jum’at 22 Desember 2023 lalu. Kini Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya, terus mendalami penyebab kematian itu. 



Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono menjelaskan. Grup Band ini perfom di Cruz Lounge Bar mulai dari pukul 20.00 WIB sampai dengan puku 00.00 WIB. 
“Yang bersangkutan, dengan tujuh rekan yang lain. Jadi Band ini ada sembilan personel, termasuk sound engineering dan juga asisten semua ikut minum. Kemudian dari peristiwa malam hari itu yang mabuk berat satu, inisial RG,” katanya saat ditemui di kamar mayat RSUD dr. Soetomo, Selasa (26/12/2023).
Lebih lanjut, AKBP Hendro menjelaskan. RG pulang menggunakan kursi roda, diantar pulang oleh rekannya ke rumahnya. Kondisinya tidak sadar sampai esok harinya. Namun pukul 16.00 hari Sabtu, menurut keterangan saksi, RG diinfokan sempat memberikan kabar kepada istrinya melalui Video Call. 
“Saksi mendapatkan kabara RG malam harinya dibawah oleh rekannya ke rumah sakit di RSI Wonokromo pukul 01.00 WIB. Masuk hari minggu dini hari, pukul 03.00 WIB pagi Istri mendapat kabar bahwasanya suaminya RG ini meninggal dunia,” ungkapnya. 
“Sedangkan korban lain, inisial WAR ini adalah Drumer, hari itu Jum’at malam sampai dengan selesai manggung kondisinya baik-baik, besoknya hari Sabtu masih sempat manggung di acara nikahan pada sore hari. Namun, selesai acara manggung hari Sabtu sore infonya yang bersangkutan sempat muntah-muntah sakit,” lanjutnya. 
Kemudian esoknya hari Minggu pagi pukul 06.30 WIB. Lanjut Kasat Reskrim menjelaskan, WAR dibawah oleh keluarganya di rumah sakit Adihusada, yang kemudian diinfokan pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WIB. Yang bersangkutan dikabarkan meninggal dunia. 
Diantara sembilan orang, masih ada dua rekan lainnya yang sedang dilakukan rawat inap, diantaranya Vokalis inisal MT, yang informasinya sampai saat ini masih dirawat di ICU Rumah Sakit Gotong Royong. 
“Sedangkan satu lagi posisinya sebagai Sound Engineering inisial IP, yang bersangkutan dirawat di rumah sakit Dokter Soetomo, yang mana informasinya baru saja meninggal hari ini sekitar pukul 09.00 WIB.” jelasnya. 
“Terhadap peristiwa tersebut tadi malam hari selasa, keluarga khususnya istri dari WAR telah membuat laporan Polisi, kami terima di Polrestabes. Atas dasar laporan Polisi tersebut, untuk kepentingan penyidikan, kami telah menjelaskan kepada pihak istri agar setuju untuk dilakukan autopsi dan alhamdulillah istri menyetujui, mempersilahkan,” paparnya. 
“Hari ini Rabu pagi, pukul 06.00 WIB. Jenazah WAR telah dilakukan autopsi. Hasil belum bisa kami sampaikan hari ini, kami juga masih menunggu dari dokter yang melakukan autopsi. Kemudian terhadap jenazah IP saat ini masih berproses. Rekan-rekan penyidik telah menyampaikan bahwasanya pihak keluarga tidak keberatan apa bila jenazah dari keluarga IP dilakukan autopsi,” imbuhnya. 
AKBP Hendro Sukmono juga menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap kelima orang saksi, diantara dari pihak bartender, kemudian rekan-rekan korban atau Band, maupun dari manajemen Lounge Bar. 
“Sampai hari ini, kami sudah memeriksa lima saksi. Ada bartender, rekan-rekan band itu dan manajemen lounge. Untuk perkembangan, belum bisa disampaikan karena sifatnya pendalaman,” ungkapnya. 
Selain memeriksa lima saksi, untuk sementara waktu Cruz Lounge Bar Vasa Hotel dilakukan penyegelan guna kepentingan penyelidikan polisi untuk mengungkap kasus ini.
“Karena sekarang masih pendalaman, khawatir kontaminasi terhadap kafe (tempat kejadian perkara) jadi status quo degan memasang police line,” tambahnya.
Sejauh ini, polisi mengamankan beberapa barang bukti untuk dilakukan pendalam, salah satunya yakni beberapa botol Miras.
“Barang bukti yang kami amankan ada beberapa botol sejenis yang diminum, gelas sejenis yang dipakai, karafe (teko kaca) sejenis digunakan. Kenapa sejenis? karena terhadap sisa-sisa yang digunakan oleh bartender sudah dicuci karena kondisinya tidak ada yang meninggal hari itu. Jadi dibersihkan sebagaimana yang dilakukan biasanya,” pungkasnya. (bj) 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kapolda Jatim Buka Puasa Bersama Insan Pers Pokja Polda Jatim
Polda Jatim Gelar Shalat Ghaib dan Doa Bersama untuk Korban Bencana di Sumatera
Musrenbang Polda Jatim 2024 Siap Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan
Musrenbang Polda Jatim 2024 Siap Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan
Gus Ibin Curi Start “Kampanye” Jelang Pilkada Nganjuk
Gus Ibin Curi Start “Kampanye” Jelang Pilkada Nganjuk
Diduga ada Oknum Polisi di Lamongan yang Bermain BBM Ilegal
Diduga ada Oknum Polisi di Lamongan yang Bermain BBM Ilegal
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:45 WIB

Kapolda Jatim Buka Puasa Bersama Insan Pers Pokja Polda Jatim

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:18 WIB

Polda Jatim Gelar Shalat Ghaib dan Doa Bersama untuk Korban Bencana di Sumatera

Selasa, 3 September 2024 - 09:41 WIB

Musrenbang Polda Jatim 2024 Siap Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan

Selasa, 3 September 2024 - 09:41 WIB

Musrenbang Polda Jatim 2024 Siap Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan

Minggu, 23 Juni 2024 - 05:30 WIB

Gus Ibin Curi Start “Kampanye” Jelang Pilkada Nganjuk

Berita Terbaru