Tiga Video CCTV Ungkap Momen Tersangka dan Korban Sebelum Mutilasi di Kediri

- Penulis

Jumat, 31 Januari 2025 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksi.news, Surabaya – Kasus pembunuhan dan mutilasi yang mengguncang Kediri semakin terungkap melalui tiga rekaman CCTV yang memperlihatkan aktivitas tersangka RTH alias A (33) dan korban UK (29) warga Blitar sebelum terjadinya peristiwa mencekam tersebut.

 

Rekaman video memperlihatkan keduanya tampak tenang saat makan bersama di sebuah rumah makan pada Minggu (19/1/2025) malam. Tersangka terlihat mengenakan kemeja flanel lengan panjang bermotif kotak-kotak warna gelap dan celana panjang, sementara korban mengenakan pakaian merah muda dengan rok panjang dan rambut terurai sepunggung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Catatan waktu pada rekaman CCTV menunjukkan momen mereka bersama pada pukul 19.46 WIB dan 19.48 WIB, dengan rekaman terakhir menampilkan keduanya di bagian belakang restoran pada pukul 20.28 WIB.

 

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan mendalam, termasuk pemeriksaan psikiater yang berlangsung selama enam jam. “Kami sedang menganalisis hasil pemeriksaan untuk menentukan apakah tersangka tergolong psikopat,” ujarnya.

 

Dirmanto menggarisbawahi bahwa meskipun rekaman CCTV terlihat normal, penyidikan mendalam mengungkap adanya permasalahan tersembunyi di antara keduanya. “Apa yang tampak secara kasat mata ternyata menutupi konflik mendalam dalam hubungan mereka,” tegasnya.

 

Penyidikan terhadap kasus mutilasi ini terus berlanjut. Pihak kepolisian masih mengembangkan berbagai aspek penyelidikan untuk mengungkap motif dan rangkaian peristiwa yang mengarah pada tindakan brutal tersebut.

 

Kasus ini telah menarik perhatian publik, mengingat kekerasan dan mutilasi yang dialami korban UK membuka pertanyaan serius tentang dinamika hubungan antara tersangka dan korban.

 

Polda Jatim menjamin akan terus memberikan informasi terkini kepada publik seiring berkembangnya penyelidikan terhadap kasus ini. (cak) 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Polri Tegaskan Bhabinkamtibmas Tidak Berwenang Memungut dan Menagih Pajak
Jatanras Polda Jatim Lumpuhkan Dua Residivis Curanmor di Malang
Pelajar Jadi Korban Pengeroyokan di Klub Malam Surabaya Barat, Keluarga Minta Pelaku Segera Ditahan
Polresta Malang Kota Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal, Dua Tersangka Raup Omzet Lebih dari Rp100 Juta per Bulan
Piala Dunia FIFA 2026 Putar Ekonomi Nasional Lebih dari Rp5 Triliun
Polda Jatim dan Kejati Jatim Perkuat Kolaborasi Wujudkan Penegakan Hukum Berkeadilan
Jogo Jatim Jadi Komitmen Bersama, Kapolda Jatim dan Pangdam Perkuat Kolaborasi TNI–Polri
Kapolri dan Jaksa Agung Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Sepakati Tingkatkan Kemitraan Penyidik dan Jaksa
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:14 WIB

Polri Tegaskan Bhabinkamtibmas Tidak Berwenang Memungut dan Menagih Pajak

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:03 WIB

Jatanras Polda Jatim Lumpuhkan Dua Residivis Curanmor di Malang

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:16 WIB

Pelajar Jadi Korban Pengeroyokan di Klub Malam Surabaya Barat, Keluarga Minta Pelaku Segera Ditahan

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:33 WIB

Polresta Malang Kota Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal, Dua Tersangka Raup Omzet Lebih dari Rp100 Juta per Bulan

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:05 WIB

Piala Dunia FIFA 2026 Putar Ekonomi Nasional Lebih dari Rp5 Triliun

Berita Terbaru