Operasi Patuh Semeru 2025: Kecelakaan Menurun, Namun Korban Meninggal Meningkat

- Penulis

Kamis, 31 Juli 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksijatim.id, Surabaya – Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar di wilayah Jawa Timur menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan dari sisi jumlah kecelakaan lalu lintas. Namun, tren positif tersebut tidak sepenuhnya membawa kabar baik, karena jumlah korban meninggal dunia justru mengalami peningkatan.

 

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa sepanjang operasi tahun ini, jumlah kecelakaan tercatat sebanyak 403 kejadian. Angka ini turun signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencatatkan 662 kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Artinya secara kuantitatif angkanya menurun, dan jika dipresentasikan penurunannya mencapai kurang lebih 39%,” ujar Kombes Iwan, Rabu (31/7/2025).

 

Namun, di balik penurunan jumlah kejadian tersebut, jumlah korban meninggal dunia justru naik. Pada Operasi Patuh Semeru 2024, korban jiwa tercatat sebanyak 18 orang. Sementara tahun ini, jumlahnya meningkat menjadi 23 orang—naik sekitar 28 persen.

 

“Ini menjadi catatan penting bahwa meskipun kejadian menurun, kualitas dampak dari kecelakaan masih perlu menjadi perhatian,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, korban luka berat juga menunjukkan penurunan, dari 61 orang di tahun 2024 menjadi 50 orang tahun ini, atau turun sekitar 11 persen. Penurunan lebih signifikan terlihat pada korban luka ringan, dari 1.012 orang menjadi 569 orang, atau turun sekitar 44 persen.

 

Selain itu, kerugian material akibat kecelakaan juga mengalami penurunan. Tahun lalu, total kerugian mencapai Rp1,04 miliar, sedangkan tahun ini hanya Rp672 juta, atau berkurang sekitar 35 persen.

 

Pihak kepolisian menilai bahwa penurunan angka kecelakaan dan kerugian ini menunjukkan keberhasilan dari aspek penegakan aturan dan peningkatan kesadaran masyarakat. Namun demikian, tingginya angka kematian tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. (Cak)

 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Polri Tegaskan Bhabinkamtibmas Tidak Berwenang Memungut dan Menagih Pajak
Jatanras Polda Jatim Lumpuhkan Dua Residivis Curanmor di Malang
Pelajar Jadi Korban Pengeroyokan di Klub Malam Surabaya Barat, Keluarga Minta Pelaku Segera Ditahan
Polresta Malang Kota Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal, Dua Tersangka Raup Omzet Lebih dari Rp100 Juta per Bulan
Piala Dunia FIFA 2026 Putar Ekonomi Nasional Lebih dari Rp5 Triliun
Polda Jatim dan Kejati Jatim Perkuat Kolaborasi Wujudkan Penegakan Hukum Berkeadilan
Jogo Jatim Jadi Komitmen Bersama, Kapolda Jatim dan Pangdam Perkuat Kolaborasi TNI–Polri
Kapolri dan Jaksa Agung Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Sepakati Tingkatkan Kemitraan Penyidik dan Jaksa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:14 WIB

Polri Tegaskan Bhabinkamtibmas Tidak Berwenang Memungut dan Menagih Pajak

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:03 WIB

Jatanras Polda Jatim Lumpuhkan Dua Residivis Curanmor di Malang

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:16 WIB

Pelajar Jadi Korban Pengeroyokan di Klub Malam Surabaya Barat, Keluarga Minta Pelaku Segera Ditahan

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:33 WIB

Polresta Malang Kota Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal, Dua Tersangka Raup Omzet Lebih dari Rp100 Juta per Bulan

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:05 WIB

Piala Dunia FIFA 2026 Putar Ekonomi Nasional Lebih dari Rp5 Triliun

Berita Terbaru