Redaksijatim.id, JAKARTA – Hasil Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 yang dilakukan Litbang Kompas menunjukkan mayoritas masyarakat memberikan penilaian positif terhadap berbagai aspek pelayanan publik yang diberikan Polri.
Survei yang dilaksanakan pada 9–18 April 2026 terhadap 1.200 responden tersebut mencatat apresiasi masyarakat terhadap kualitas fasilitas pelayanan, kemudahan mengakses layanan, penyelesaian laporan pengaduan, perlindungan data pribadi, hingga pelayanan yang menjunjung profesionalisme dan kesetaraan.
Selain itu, layanan administrasi kepolisian masih menjadi jenis layanan yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat. Penilaian terhadap profesionalitas pelayanan Polri juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Capaian tersebut dinilai sejalan dengan berbagai langkah transformasi pelayanan yang terus dilakukan Polri, mulai dari penguatan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Presisi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, standardisasi pelayanan, digitalisasi layanan, hingga penguatan sistem evaluasi guna memastikan mutu pelayanan publik terus meningkat.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan hasil survei tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polri untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Setiap penilaian masyarakat menjadi bagian penting dalam proses evaluasi kami. Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta transformasi pelayanan yang berkelanjutan,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, Jumat (26/6/2026).
Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 tersebut dipublikasikan melalui Harian Kompas pada 26 Juni 2026 dan menjadi salah satu indikator dalam mengukur persepsi publik terhadap kinerja pelayanan kepolisian di Indonesia. (CAK)








