Redaksijatim.id, SURABAYA – Menjelang peringatan hari jadi ke-99 pada 18 Juni 2026 mendatang, Persebaya Surabaya mengajak Bonek dan Bonita merayakan momen bersejarah tersebut dengan cara yang lebih kreatif, modern, dan tetap memperhatikan ketertiban serta kenyamanan Kota Surabaya.
Selama ini, perayaan ulang tahun Persebaya identik dengan pemasangan spanduk dan berbagai karya kreatif suporter di sejumlah titik strategis kota. Tradisi tersebut menjadi salah satu bentuk ekspresi kecintaan Bonek terhadap klub kebanggaan mereka, Green Force.
Namun, seiring perkembangan kota dan kebutuhan menjaga ruang publik, Persebaya menginisiasi transformasi media kreativitas suporter dari spanduk konvensional ke platform digital melalui videotron. Sejumlah karya bertema ulang tahun ke-99 Persebaya bahkan telah mulai ditayangkan di beberapa videotron di Surabaya, salah satunya di kawasan Jalan Mayjen Yono Soewoyo, dekat Pakuwon Mall.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Media Officer Persebaya, Jonathan Yohvinno, mengatakan program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Persebaya, Pemerintah Kota Surabaya, dan Polrestabes Surabaya.
“Kami ingin ulang tahun ke-99 ini menjadi perayaan yang meriah sekaligus tertib. Kreativitas Bonek selama ini luar biasa, sehingga kami ingin memberikan ruang yang lebih besar dan lebih modern agar karya-karya tersebut bisa dinikmati lebih banyak orang,” ujar pria yang akrab disapa Vinno.
Menurutnya, penggunaan videotron menjadi solusi yang mampu mengakomodasi kreativitas suporter tanpa mengganggu fasilitas publik maupun fungsi keamanan kota.
“Kami memahami tradisi pemasangan spanduk sudah menjadi bagian dari kultur perayaan ulang tahun Persebaya. Karena itu kami tidak ingin menghilangkan tradisinya, melainkan mengajak teman-teman Bonek bertransformasi dari spanduk konvensional menjadi spanduk videotron,” katanya.
Persebaya berharap inisiatif tersebut dapat menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa kreativitas suporter dapat berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan kota dan kepentingan masyarakat luas.
Selain memberikan ruang ekspresi yang lebih modern, langkah tersebut juga mendukung upaya menjaga fungsi fasilitas umum. Pasalnya, sejumlah titik yang selama ini kerap menjadi lokasi pemasangan spanduk, terutama di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), merupakan area yang telah dilengkapi kamera pengawas (CCTV) untuk mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat.
Keberadaan CCTV di sejumlah lokasi tersebut selama ini dinilai membantu aparat penegak hukum dalam mengungkap berbagai kasus kriminalitas. Pemasangan spanduk yang menutupi kamera pengawas berpotensi mengurangi efektivitas pemantauan dan menghambat fungsi pengawasan keamanan.
Melalui perayaan ulang tahun ke-99 yang lebih tertib dan modern, Persebaya berharap semangat kreativitas Bonek dan Bonita tetap terjaga sekaligus memberikan kontribusi positif bagi wajah Kota Surabaya yang aman, nyaman, dan tertata. (Jab)








