Redaksijatim.id, SURABAYA – Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jawa Timur menggelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) fotografi dan videografi bagi personel Humas di Surabaya, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini diikuti personel Bidhumas Polda Jatim, Seksi Humas (Sihumas) Polres jajaran, serta personel Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dari satuan kerja di lingkungan Polda Jatim.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan agar mampu menghasilkan produk jurnalistik yang profesional, berkualitas, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan publik akan informasi yang cepat dan akurat.
Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K., melalui Kasubbid PID Bidhumas Polda Jatim, AKBP Gunawan Wibosono, mengatakan perkembangan teknologi informasi menuntut personel Humas Polri terus meningkatkan kompetensi, khususnya dalam penyajian dokumentasi visual yang informatif dan bernilai jurnalistik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dokumentasi visual kini menjadi salah satu instrumen penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” ujar AKBP Gunawan.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta menerima materi mulai dari teknik fotografi jurnalistik, videografi, komposisi gambar, pencahayaan, teknik menangkap momen yang memiliki nilai berita, hingga proses produksi konten digital yang efektif untuk berbagai platform media.
AKBP Gunawan menjelaskan, pelatihan difokuskan pada tiga sasaran utama, yakni meningkatkan kemampuan fotografi dan videografi jurnalistik personel Humas, menyamakan standar kualitas dokumentasi di seluruh jajaran Polda Jatim, serta menghasilkan konten digital yang kreatif, humanis, dan informatif.
“Kami ingin seluruh personel Humas memiliki standar yang sama dalam menghasilkan foto dan video jurnalistik yang berkualitas, informatif, dan memiliki nilai berita sehingga publik memperoleh informasi yang utuh mengenai berbagai kegiatan Polri,” katanya.
Selain peningkatan kemampuan teknis, peserta juga dibekali materi manajemen peliputan di lapangan, mulai dari persiapan sebelum kegiatan, pemilihan sudut pengambilan gambar, hingga percepatan alur pengiriman file kepada tim editor agar produk kehumasan dapat dipublikasikan secara cepat tanpa mengurangi kualitas.
“Kecepatan menjadi salah satu kunci dalam publikasi. Dokumentasi yang baik harus segera diproses dan dipublikasikan agar informasi tetap aktual dan dapat diterima masyarakat pada waktu yang tepat,” tegas AKBP Gunawan.
Menurutnya, kemampuan personel Humas tidak hanya diukur dari kualitas visual yang dihasilkan, tetapi juga dari kemampuan menyusun narasi yang objektif, humanis, dan mampu menggambarkan kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.
Melalui pelatihan ini, Bidhumas Polda Jatim berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam setiap peliputan kegiatan kepolisian sehingga menghasilkan produk kehumasan yang lebih profesional, modern, dan berkualitas sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi Polri Presisi. (CAK)








