Pengemudi Pikap Tak Punya SIM, Kecelakaan Maut di Situbondo Tewaskan Bendahara Umum Partai Demokrat

- Penulis

Jumat, 14 Februari 2025 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksi.news, Surabaya – Kecelakaan tragis yang terjadi di Jalan Raya Asembagus, Situbondo, Jawa Timur, pada Jumat (14/2/2025) pagi. Sebuah motor gede (Moge) Harley-Davidson yang dikendarai Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, Renville Antonio, bertabrakan dengan mobil pikap hingga menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.

 

Direktur Lalulintas (Ditlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin, mengungkapkan bahwa pengemudi mobil pikap berinisial MDS (19) diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Data yang terlibat kecelakaan adalah kendaraan pick up P-9308-NY yang dikendarai saudara MDS, 19 tahun. Dari hasil pemeriksaan sementara, dia tidak memiliki SIM, ujar Kombes Komarudin saat ditemui di Gedung Ditlantas Mapolda Jatim, Jum’at (14/2/2025).

 

Menurut keterangan awal dari sopir mobil pikap, kendaraan melaju dari arah barat ke timur dan berbelok ke kanan untuk berhenti di sebuah toko bangunan.

 

Namun, di saat bersamaan, korban yang mengendarai Harley-Davidson melintas dari sisi kanan kendaraan pikap. Benturan keras terjadi di bagian depan kanan mobil, tepat di dekat lampu dan pintu pengemudi.

 

Akibat benturan tersebut, korban terpental sejauh 40 meter sebelum menghantam pohon dan vas bunga di seberang jalan. Cedera parah di bagian kepala menyebabkan korban meninggal di tempat.

 

“Di saat bersamaan, kendaraan roda dua melintas sehingga terjadi serempetan. Bukan tabrakan frontal, tetapi benturan di sisi kanan kendaraan pikap,” jelas Kombes Komarudin.

 

Hingga saat ini, penyidik masih mengusut apakah sopir mobil pikap sudah menyalakan lampu sein sebelum berbelok.

 

“Pengakuan sopir, lampu sein sudah dinyalakan. Namun, hal ini masih perlu dibuktikan lebih lanjut oleh Tim Traffic Accident Analysis (TAA),” ujar Komarudin.

 

Selain itu, polisi juga masih menyelidiki kecepatan laju motor korban. Dugaan sementara, korban terkejut dengan manuver mendadak mobil pikap, sehingga tidak sempat menghindar atau melakukan pengereman.

 

“Sementara memang tidak ditemukan bekas pengereman. Artinya, kemungkinan besar kecelakaan terjadi begitu cepat dan korban tidak sempat bereaksi,” pungkasnya.

 

Hingga malam ini, pengemudi pikap masih menjalani pemeriksaan lanjutan di Satlantas Polres Situbondo. Polisi terus mengumpulkan bukti untuk menentukan apakah ada unsur kelalaian dalam kecelakaan ini. (cak) 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polisi Turun Tangan Bantu Lansia Penerima Bansos
Purbaya Raih Juara Tiga Nasional FNRP XXXI 2026, Harumkan Nama Surabaya di Kancah Reog Nasional
Kapolres Madiun Kota Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Semangat Jogo Jawa Timur Saat Bulan Suro
Polda Jatim Perketat Pengamanan Peringatan 1 Suro, Personel Tambahan Diterjunkan ke Sejumlah Daerah
Polres Lumajang Bubarkan Balap Liar di JLS Pasirian, 10 Motor Diamankan
Dilepas Pemkot Surabaya, Purbaya Siap Tampil Maksimal di Festival Nasional Reog Ponorogo
Polri Geledah Kantor WIKA Terkait Dugaan Korupsi Modernisasi Pabrik Gula Asembagus, Kerugian Negara Capai Rp645 Miliar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:21 WIB

Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polisi Turun Tangan Bantu Lansia Penerima Bansos

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:30 WIB

Purbaya Raih Juara Tiga Nasional FNRP XXXI 2026, Harumkan Nama Surabaya di Kancah Reog Nasional

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:19 WIB

Kapolres Madiun Kota Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Semangat Jogo Jawa Timur Saat Bulan Suro

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:02 WIB

Polda Jatim Perketat Pengamanan Peringatan 1 Suro, Personel Tambahan Diterjunkan ke Sejumlah Daerah

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:06 WIB

Polres Lumajang Bubarkan Balap Liar di JLS Pasirian, 10 Motor Diamankan

Berita Terbaru