Polda Jatim Beri Himbauan Keamanan di Jembatan Besuk Koboan Akibat Aktivitas Erupsi Semeru

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksijatim.id, LUMAJANG – Personel Polda Jawa Timur bersama Polres Lumajang melakukan pemantauan intensif dan memberikan himbauan keamanan kepada warga yang melintas di sekitar Jembatan Besuk Koboan, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Minggu (23/11/2025).

 

Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap risiko hujan abu serta potensi letusan sekunder dari aktivitas erupsi Gunung Semeru yang masih fluktuatif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Di lokasi, personel kepolisian berjaga untuk memastikan keselamatan masyarakat. Mereka mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap sejumlah potensi bahaya, seperti aliran lahar dingin, material vulkanik, hingga kondisi tanah yang labil di sekitar bantaran sungai.

 

Selain memberikan himbauan, petugas juga membantu mengatur arus lalu lintas dan memastikan tidak ada warga yang mendekati kawasan berbahaya di radius yang telah ditentukan.

 

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan situasi darurat bencana di Semeru.

 

“Kami mengimbau warga agar berhati-hati saat melintas di sekitar Jembatan Besuk Koboan. Aktivitas vulkanik Semeru masih fluktuatif, sehingga potensi bahaya seperti lahar dingin bisa terjadi sewaktu-waktu,” kata Kombes Pol Abast.

 

Ia menambahkan, Polda Jatim telah menempatkan personel di sejumlah titik rawan untuk memberikan peringatan dini apabila terjadi kenaikan debit air atau luncuran material dari arah puncak Semeru.

 

“Personel kami tetap siaga di lokasi-lokasi rawan untuk memberikan peringatan serta memastikan keamanan masyarakat,” ujarnya.

 

Meski demikian, Kombes Abast mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, namun selalu waspada terhadap kondisi di sekitar wilayah terdampak.

 

“Segera hubungi petugas apabila melihat adanya tanda-tanda peningkatan aktivitas lahar. Dengan kewaspadaan bersama, risiko kecelakaan dapat diminimalisir di tengah kondisi darurat bencana,” pungkasnya. (Cak)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Purbaya Raih Juara Tiga Nasional FNRP XXXI 2026, Harumkan Nama Surabaya di Kancah Reog Nasional
Kapolres Madiun Kota Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Semangat Jogo Jawa Timur Saat Bulan Suro
Polda Jatim Perketat Pengamanan Peringatan 1 Suro, Personel Tambahan Diterjunkan ke Sejumlah Daerah
Polres Lumajang Bubarkan Balap Liar di JLS Pasirian, 10 Motor Diamankan
Dilepas Pemkot Surabaya, Purbaya Siap Tampil Maksimal di Festival Nasional Reog Ponorogo
Polri Geledah Kantor WIKA Terkait Dugaan Korupsi Modernisasi Pabrik Gula Asembagus, Kerugian Negara Capai Rp645 Miliar
Polres Probolinggo Gelar Mancing Mania Kapolres Cup 2026 Sambut HUT Bhayangkara ke-80
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:30 WIB

Purbaya Raih Juara Tiga Nasional FNRP XXXI 2026, Harumkan Nama Surabaya di Kancah Reog Nasional

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:19 WIB

Kapolres Madiun Kota Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Semangat Jogo Jawa Timur Saat Bulan Suro

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:02 WIB

Polda Jatim Perketat Pengamanan Peringatan 1 Suro, Personel Tambahan Diterjunkan ke Sejumlah Daerah

Senin, 15 Juni 2026 - 13:43 WIB

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:06 WIB

Polres Lumajang Bubarkan Balap Liar di JLS Pasirian, 10 Motor Diamankan

Berita Terbaru

Berita

Senin, 15 Jun 2026 - 13:43 WIB