Redaksijatim.id, SURABAYA – Bidang Humas Polda Jawa Timur (Jatim) menyoroti ancaman hoaks dan penyebaran narasi negatif di era digital dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidhumas Polda Jatim Tahun 2026 yang digelar di Surabaya, Kamis (21/5/2026).
Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) membuat arus informasi bergerak sangat cepat, termasuk penyebaran informasi palsu di media sosial.
“Informasi palsu, hoaks, dan narasi negatif sekarang bisa menyebar dalam hitungan menit dan berpotensi memengaruhi situasi kamtibmas,” ujar Kombes Pol Abast.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kondisi tersebut membuat fungsi humas Polri tidak lagi hanya menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Humas harus berdiri sebagai sumber informasi kebenaran tunggal yang meluruskan disinformasi secara cepat melalui data dan fakta-fakta hukum yang valid,” tegasnya.
Kabid Humas Polda Jatim menjelaskan perkembangan media digital dan AI menjadi tantangan besar bagi institusi Polri, terutama dalam menghadapi isu viral yang berkembang cepat di ruang publik.
Ia menilai keterlambatan penanganan informasi dapat memicu terbentuknya opini negatif terhadap institusi kepolisian.
“Peristiwa yang viral dan tidak segera dikelola dalam golden time bisa membentuk opini publik yang negatif dan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat,” jelas Kombes Pol Abast.
Selain itu, Kabid Humas Polda Jatim meminta seluruh personel Polri ikut menjaga citra institusi dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Hal tersebut, lanjutnya, sesuai dengan Peraturan Kepolisian Nomor 6 Tahun 2023 tentang penyelenggaraan kehumasan di lingkungan Polri.
“Setiap insan Polri memiliki tanggung jawab menjaga citra institusi dan memberikan respons positif terhadap informasi yang benar,” ujarnya.
Dalam Rakernis tersebut, Polda Jatim juga menekankan pentingnya sinergi dengan media massa sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas informasi publik.
Rakernis Bidhumas Polda Jatim Tahun 2026 mengusung tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media Guna Mendukung Program Kerja Polri serta Pemerintah Dalam Mewujudkan Asta Cita Presiden RI.”
Melalui kegiatan tersebut, Bidhumas Polda Jatim berharap penguatan fungsi humas Polri dapat semakin modern, adaptif, dan dipercaya masyarakat. (Cak)








