Polda Jatim Gelar Prarekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM, Dua Tersangka Dikonfrontir

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksijatim.id, SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur terus menindaklanjuti kasus pembunuhan Faradila Amelia Najwa, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang melibatkan oknum anggota kepolisian. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim dijadwalkan akan menggelar pra-rekonstruksi untuk mengurai secara detail rangkaian kejahatan tersebut.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengatakan pra-rekonstruksi akan dilaksanakan guna menelaah kembali proses eksekusi korban hingga relokasi jasad.

“Besok rencana kita melakukan pra-rekonstruksi. Kita cek relokasi terkait eksekusinya dan cara mereka melakukannya, juga ide siapa yang membuang jasad ke sungai,” ujar AKBP Jumhur, di Gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Senin (22/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKBP Jumhur menjelaskan, hingga saat ini penyidik masih melakukan pendalaman dengan cara konfrontasi terhadap kedua tersangka, lantaran adanya perbedaan keterangan. Diketahui sebelumnya, Bripka Agus Sulaiman, anggota Intelkam Polsek Krucil, Polres Probolinggo, telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam pengungkapan kasus ini, pelaku diketahui tidak bertindak seorang diri. Bripka Agus dibantu oleh Suyitno, yang merupakan teman masa kecilnya. Suyitno berhasil ditangkap pada Kamis (18/12/2025) di wilayah Probolinggo, setelah sempat melarikan diri selama tiga hari dengan berpindah-pindah lokasi dari Lumajang hingga Pamekasan.

Terkait motif pembunuhan, AKBP Jumhur menegaskan bahwa penyidik masih melakukan penyelidikan mendalam. Menurutnya, perbedaan keterangan antar tersangka menjadi salah satu alasan motif belum dapat disimpulkan.

“Motifnya masih kita dalami karena masih ada perbedaan keterangan, kita cross check. Kita juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap teman-teman kuliah korban dan ibunya untuk menyambungkan semua informasi,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, terdapat dugaan awal seperti sakit hati maupun kepentingan harta, namun seluruhnya masih bersifat sementara. Sementara itu, terkait kondisi korban, penyidik menemukan adanya dugaan pencekikan berdasarkan luka memar di bagian leher, meski penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan.

“Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan. Mungkin nanti Pak Kabid Humas yang akan menyampaikan hasil rekonstruksi besok,” pungkas AKBP Jumhur. (Cak)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jelang May Day, Polda Jatim Gelar MCU Gratis untuk 2.000 Buruh
Bidhumas Polda Jatim Borong Tiga Penghargaan di Rakernis Humas Polri 2026
Dua Perwira Jatanras Polda Jatim Raih Penghargaan PWI Jatim di HPN 2026
Polda Jatim Ungkap Temuan 22,2 Kg Kokain di Sumenep, Diduga Terdampar dari Jalur Laut
Polda Jatim Ungkap Kecurangan Beras SPHP di Probolinggo, Satu Tersangka Diamankan
Polda Jatim Bongkar Lima Klaster Perdagangan Satwa Dilindungi, Sita Barang Bukti Miliaran Rupiah
Polda Jatim Intensifkan Razia THM, Hasil Pemeriksaan 106 Pengunjung Negatif
Rekonsiliasi Suporter Jatim Diperkuat, Kapolda Jatim Satukan Aremania dan Bonek Jelang Laga Arema FC vs Persebaya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:09 WIB

Jelang May Day, Polda Jatim Gelar MCU Gratis untuk 2.000 Buruh

Jumat, 17 April 2026 - 18:32 WIB

Bidhumas Polda Jatim Borong Tiga Penghargaan di Rakernis Humas Polri 2026

Jumat, 17 April 2026 - 09:43 WIB

Dua Perwira Jatanras Polda Jatim Raih Penghargaan PWI Jatim di HPN 2026

Kamis, 16 April 2026 - 15:45 WIB

Polda Jatim Ungkap Temuan 22,2 Kg Kokain di Sumenep, Diduga Terdampar dari Jalur Laut

Rabu, 15 April 2026 - 13:34 WIB

Polda Jatim Ungkap Kecurangan Beras SPHP di Probolinggo, Satu Tersangka Diamankan

Berita Terbaru