Pemkot Surabaya Bersama Stakeholder Tingkatkan Ocupansi Hotel di Surabaya

- Penulis

Jumat, 25 Agustus 2023 - 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Redaksi.news, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan berkolaborasi dengan manajemen hotel yang ada di Surabaya, beserta Dinas Pariwisata (Disparta) untuk peningkatan jumlah ocupansi hotel di Surabaya.

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Surabaya Eri Cahyadi saat menghadiri acara silahturami Komunikasi GM Casa Grande East Java, Rabu (23/8/2023) di Artotel TS Suite Surabaya.

“Bagaimana event – event di Surabaya itu bisa memenuhi ocupansi, saya juga meminta, diminggu depan ada pertemuan yang nantinya hotel bisa menaikkan ocupansinya sekaligus juga bisa menggerakkan UMKM”, uw1jarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Eri Cahyadi juga akan mendata seluruh hotel agar tidak terjadi Oversupply. “Saya harus tau, jumlah ocupansi hotel berapa, kalau kita mengetahui jumlah ocupansi hotel meningkat, kita akan mengambil kebijakan. Apakah Oversupply apa belum, kalau sudah Oversupply maka akan diambil kebijakan dengan menghentikan sementara ijinnya,” ungkap Walikota Surabaya.

Lebih lanjut Eri Cahyadi menjelaskan, harga hotel di Surabaya lebih murah dibandingkan dengan daerah kota besar di Indonesia.

“Di Surabaya ini harga hotel jauh lebih murah dibandingkan dengan Jakarta dan Jogja, sama – sama hotel berbintangnya tapi harga masih murah di Surabaya “, tutup Eri Cahyadi.

Sementara itu, Presiden Casa Grande East Java, Wardoyo atau biasa dipanggil Yoyok mengatakan, terkait kolaborasi dengan Pemkot Surabaya, pihaknya menyambut dengan senang dan gembira dan secepatnya akan melakukan koordinasi dengan member atau anggota Casa Grande East Java.

“Kami meminta jumlah ocupansi hotel harus diitung secara aktual bukan dimarkup, kadang – kadang hotel ada yang bicara bahwa tingkat ocupansi hotelnya meningkat, namun kenyataannya tidak, itu yang membuat labil, dari data dan kebenaran itu kita akan perbaiki, kalau itu betul Oversupply maka ijinnya akan tutup atau dihold”, ujar Yoyok. (joo) 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Polda Jatim Gelar Simulasi SISPAMKOTA, Wujud Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Unjuk Rasa
DPD FSP FARKES Jatim Gelar Aksi di Depan PT. PWU, Tuntut Hak Karyawan PT. Kasa Husada Wira Jatim
Memicu Polemik, Keluhan Pajak Penerangan Jalan yang Dibebankan ke Rakyat
Jogo Jatim : Polda Jatim Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas Lewat Apel dan Do’a Bersama
Warga Desa Suru Blitar Antusias Sambut Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis
GEMAH Ungkap Dugaan Pemerasan Anggota DPRD DKI untuk Judi Sabung Ayam
Dewan Pendidikan Jatim dan BPJS Ketenagakerjaan Jamin Siswa Magang
Ribuan Driver Ojol di Jawa Timur Mogok, Tuntut Penurunan Potongan Aplikasi dan Kenaikan Tarif
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Oktober 2025 - 17:21 WIB

Polda Jatim Gelar Simulasi SISPAMKOTA, Wujud Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Unjuk Rasa

Senin, 6 Oktober 2025 - 15:04 WIB

DPD FSP FARKES Jatim Gelar Aksi di Depan PT. PWU, Tuntut Hak Karyawan PT. Kasa Husada Wira Jatim

Jumat, 3 Oktober 2025 - 20:02 WIB

Memicu Polemik, Keluhan Pajak Penerangan Jalan yang Dibebankan ke Rakyat

Selasa, 2 September 2025 - 12:39 WIB

Jogo Jatim : Polda Jatim Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas Lewat Apel dan Do’a Bersama

Jumat, 15 Agustus 2025 - 18:46 WIB

Warga Desa Suru Blitar Antusias Sambut Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru