Diperkirakan Usia Kerangka Mencapai 20 Tahun

- Penulis

Senin, 30 September 2024 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksi.news, Surabaya – Polisi terus melakukan penyelidikan atas penemuan 21 serpihan kerangka manusia yang ditemukan beberapa waktu lalu di sungai, rumah pompa Wonorejo I, Kelurahan Kedung Baruk, Rungkut Surabaya.

Ahli Forensik juga dilibatkan untuk memastikan proses Identifikasi. Menurut ahli Forensik dr. Marifatul Ula mengatakan. Dari hasil pemeriksaan, diperkirakan usia tulang tersebut mencapai lebih dari 20 tahun. Selain itu, Kondisi tulang juga sudah mulai rusak.

“Memang kondisi tulang sangat rapuh, jadi kalau misalkan dibilang utuh tidak bisa, jadi sisa rangka berupa puing dari tulang,” ungkapnya pada Senin (30/9/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi, kalau misalnya tulang paha hanya tersisa batang tulang paha saja. Untuk Bagiaan kepala dan tulang paham sudah tidak ada,” imbuh ahli forensik.

Lebih lanjut, dr. Marifatul Ula mengatakan. Untuk kepala, seperti tengkorak hanya didapatkan bagian belakang saja. Kalaupun ada satu lagi itu bagian dahi saja sehingga identifikasi susah dilakukan.

“Agak susah, karena kondisinya hanya puing. Hanya serpihan dari tulang tersebut, jadi kita untuk menentukan meninggalnya kapan, agak susah karena kondisinya yang rapuh,” tandasnya.

“Diperkirakan sudah lama, karena ditemukan di bantaran sungai, jadi kondisi aliras sungai yang terus menerus itu bisa mengkikis tulang erosi gitu sehingga bisa jadi lebih di atas 20 tahun,” tambahnya.

Lanjut dr. Marifatul Ula mengatakan, kemungkinan besar ada kerangka yang berjenis kelamin perempuan, itupun hanya dugaan.

“Tapi kita tidak begitu yakin, karena untuk menilai jenis kelamin itu tidak boleh satu fitur tulang saja. Karena kondisinya cuman sebongka potongan tulang, sehingga kami cuman bisa bilang kemungkinan besar bisa jadi bukan perempuan, bisa jadi jenis kelamin lainnya. Tapi kita masih tidak bisa karena kondisi terlalu rusak,” ungkapnya.

“Memang lebih dari dua individu karena beberap tulang itu. Misal ada tujug tulang paha tidak mungkin satu orang punya tujuh tulang paha. Bisa jadi lebjh dari dua individu. 2-3 individu. Kita menghitung dari jumlah tulangnya,” lanjutnya.

Sampai saat ini, polisi terus melakukan pemeriksaan DNA yang paling akhir, yang bisa dilakukan, kalau tidak bisa mengindetifikasi secara morfologi pihaknya akan lakukan pemeriksaan DNA.

Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol M. Kusnan, menjelaskan bahwa serpihan tulang yang ditemukan terdiri dari tujuh tulang paha, satu tulang selangka kiri, dua bagian tengkorak belakang kepala dan sisi kanan, satu rahang bawah dengan enam gigi, serta satu tulang panggul.

“Berdasarkan analisis awal, serpihan tulang ini diduga berasal dari lebih dari dua individu, mengingat jumlah tulang paha yang ditemukan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Aris Purwanto, menambahkan bahwa pihaknya telah memeriksa enam saksi, termasuk penjaga pompa air dan warga sekitar lokasi penemuan. Hingga saat ini, belum ada laporan warga yang kehilangan anggota keluarga terkait penemuan tulang tersebut.

“Penyelidikan masih berlangsung, dan kami menghimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor,” ujar AKBP Aris.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan. Untuk memastikan tulang-tulang tersebut Pihaknya telah membuka Hotline dengan nomer Hotline 0878-5512-7288

“Apabila ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa menghubungi Hotline yang sudah disiapkan,” ucapnya. (din) 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Erupsi Gunung Semeru Timbulkan Abu Tebal, SAR Polda Jatim Bagikan Masker di Jalur Gladak Perak
Tim DVI Polda Jatim kembali Identifikasi 4 Kantong Jenazah Korban Robohnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Polda Jatim Kembali Identifikasi Satu Korban Santri Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo
Polda Jatim Mulai Panggil Saksi dalam Tahap Penyidikan Kasus Robohnya Ponpes Al Khoziny
Tiga Kantong Jenazah Santri Al-Khoziny Berhasil Teridentifikasi Tim DVI Polda Jatim
Tim DVI Polda Jatim Kembali Identifikasi Delapan Jenazah Santri Al-Khoziny
Tim DVI RS Bhayangkara Surabaya Kembali Identifikasi Enam Jenazah Santri Al Khoziny
Polda Jatim Tangani Runtuhnya Bangunan Ponpes Al Khoziny
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 November 2025 - 11:58 WIB

Erupsi Gunung Semeru Timbulkan Abu Tebal, SAR Polda Jatim Bagikan Masker di Jalur Gladak Perak

Rabu, 15 Oktober 2025 - 08:29 WIB

Tim DVI Polda Jatim kembali Identifikasi 4 Kantong Jenazah Korban Robohnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Minggu, 12 Oktober 2025 - 07:09 WIB

Polda Jatim Kembali Identifikasi Satu Korban Santri Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 09:34 WIB

Polda Jatim Mulai Panggil Saksi dalam Tahap Penyidikan Kasus Robohnya Ponpes Al Khoziny

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:52 WIB

Tiga Kantong Jenazah Santri Al-Khoziny Berhasil Teridentifikasi Tim DVI Polda Jatim

Berita Terbaru