Tiga Kantong Jenazah Santri Al-Khoziny Berhasil Teridentifikasi Tim DVI Polda Jatim

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksijatim.id, SURABAYA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mengumumkan perkembangan hasil identifikasi korban tragedi robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Hingga Jumat malam (10/10/2025), tim DVI berhasil mengidentifikasi tiga kantong jenazah tambahan yang terdiri dari dua jenazah utuh dan satu body part.

 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan bahwa hasil operasi DVI disampaikan langsung oleh Kabiddokkes Polda Jatim, Kombes Pol Dr. dr. M. Khusnan Marzuki, selaku Komander DVI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Pada malam hari ini kami akan menyampaikan update penanganan jenazah korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Hasil operasi DVI akan disampaikan oleh Komandan DVI, Bapak Kabiddokkes Polda Jawa Timur,” ujar Kombes Jules Abast.

 

Dalam keterangannya, Kombes Pol Dr. dr. Mohammad Khusnan Marzuki menjelaskan bahwa hasil identifikasi terbaru menunjukkan tiga kantong jenazah berhasil dikenali dengan metode medis, gigi, dan DNA.

 

1. Kantong jenazah nomor PM RSB B-031 teridentifikasi melalui data gigi dan medis, cocok dengan nomor AM 051, atas nama Moh. Alfin Mutawakkilalallah (17 tahun), asal Desa Lomaer, Blega, Bangkalan.

 

2. Kantong jenazah nomor PM RSB B-049 teridentifikasi melalui gigi dan medis, cocok dengan nomor AM 004, atas nama Muhammad Iklil Ibrahim Al Aqil (15 tahun), asal Dusun Tegal Gebang, Sukorejo, Bangsalsari, Jember.

 

3. Satu body part nomor PM 056.1 teridentifikasi secara DNA dan medis, cocok dengan nomor PM 030, yang sebelumnya telah teridentifikasi sebagai Mochammad Haikal Ridwan (14 tahun), asal Dusun Barat Leke, Sendang Dajah, Labang, Bangkalan.

 

 

“Dengan tambahan ini, sampai dengan hari ini tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi total 50 korban dari 67 kantong jenazah yang diterima,” jelas Kombes Pol Khusnan.

 

Lebih lanjut, Kombes Pol Khusnan menyampaikan bahwa saat ini masih tersisa 14 kantong jenazah yang sedang dalam proses pemeriksaan. Dari total 67 kantong yang diterima, 53 kantong sudah berhasil diidentifikasi menjadi 50 korban.

 

“Untuk jumlah akhir, kita masih menunggu hasil pemeriksaan DNA. Kami mohon kesabaran keluarga karena proses ini memerlukan ketelitian dan waktu,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa keluarga korban yang telah teridentifikasi, termasuk keluarga Muhammad Haikal Ridwan, sudah dihubungi pihak kepolisian untuk proses penyerahan jenazah sesuai permintaan keluarga.

 

Kabid DVI Pusdokkes Mabes Polri, Kombes Pol Wahyu Hidayati, turut menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap sisa kantong jenazah saat ini memasuki tahap yang lebih sulit karena kondisi sampel yang kurang baik.

 

“Semakin sedikit hasil yang dirilis bukan berarti kami berhenti bekerja, tetapi karena sampel DNA yang tersisa kualitasnya tidak sebagus sebelumnya,” tutur Kombes Pol Wahyu.

 

Menurutnya, proses identifikasi dengan DNA membutuhkan waktu lebih lama bila jumlah DNA yang dapat dideteksi sedikit.

 

“Sampelnya sudah mulai sulit, sebagian berupa body part. Karena itu kami tidak bisa memastikan jumlah pasti jenazah sebelum pemeriksaan selesai. Kami mohon keluarga bersabar,” ujarnya.

 

Kombes Pol Wahyu juga menegaskan bahwa dari total 67 kantong jenazah, jumlah korban yang dilaporkan hilang sebenarnya 63 orang.

 

“Kantong jenazah itu belum tentu sama dengan jumlah korban, karena bisa saja satu korban terdiri dari, lebih dari satu kantong jenazah,” terangnya.

 

Polda Jawa Timur bersama Pusdokkes Polri terus melanjutkan operasi DVI dengan dukungan ahli forensik dan laboratorium DNA untuk memastikan seluruh korban dapat teridentifikasi secara ilmiah. (Cak) 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Erupsi Gunung Semeru Timbulkan Abu Tebal, SAR Polda Jatim Bagikan Masker di Jalur Gladak Perak
Tim DVI Polda Jatim kembali Identifikasi 4 Kantong Jenazah Korban Robohnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Polda Jatim Kembali Identifikasi Satu Korban Santri Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo
Polda Jatim Mulai Panggil Saksi dalam Tahap Penyidikan Kasus Robohnya Ponpes Al Khoziny
Tim DVI Polda Jatim Kembali Identifikasi Delapan Jenazah Santri Al-Khoziny
Tim DVI RS Bhayangkara Surabaya Kembali Identifikasi Enam Jenazah Santri Al Khoziny
Polda Jatim Tangani Runtuhnya Bangunan Ponpes Al Khoziny
17 Jenazah Santri Al Khoziny Berhasil di Identifikasi Tim DVI Polda Jatim
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 November 2025 - 11:58 WIB

Erupsi Gunung Semeru Timbulkan Abu Tebal, SAR Polda Jatim Bagikan Masker di Jalur Gladak Perak

Rabu, 15 Oktober 2025 - 08:29 WIB

Tim DVI Polda Jatim kembali Identifikasi 4 Kantong Jenazah Korban Robohnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Minggu, 12 Oktober 2025 - 07:09 WIB

Polda Jatim Kembali Identifikasi Satu Korban Santri Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 09:34 WIB

Polda Jatim Mulai Panggil Saksi dalam Tahap Penyidikan Kasus Robohnya Ponpes Al Khoziny

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:52 WIB

Tiga Kantong Jenazah Santri Al-Khoziny Berhasil Teridentifikasi Tim DVI Polda Jatim

Berita Terbaru

Berita

URC Polda Jatim Lumpuhkan Dua Pelaku Begal di Pandaan

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:46 WIB