DPRD Jatim Dorong Pemerintah Perkuat Pelatihan Peternakan dan UMKM di Jawa Timur

- Penulis

Rabu, 26 Februari 2025 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksi.news, Surabaya – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur dari Fraksi PKB, Muhammad Mughni, mendorong pemerintah untuk lebih gencar memberikan pendampingan pelatihan bagi peternak Jatim. Dorongan ini dikatakan Mughni usai mendapat masukan dari masyarakat ketikan menggelar serap aspirasi di dapilnya Bojonegoro-Tuban.

Politisi PKB ini mengatakan, pendampingan pemeliharaan ternak sangat perlu dilakukan mengingat ternak di Jatim dilakukan perorangan. Pendampingan ini dinilai akan meningkatkan produktivitas peternak di Jatim dan menstabilkan perekonomian langsung dari akar rumput.

“Karena peternak di Jatim kebanyakan dilakukan perorangan dan sedikit sekali yang dilakukan secara kelompok, maka pendampingan ini penting dilakukan. Biasaya masyarakat masih awam mengelola aset ternak yang dimiliki, ilmunya pun otodidak. Maka yang terjadi kualitas hewan ternaknya rendah,” kata Mughni saat dikonfirmasi, Rabu (26/2/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sektor peternakan, lanjut ia menerangkan, memiliki potensi besar di Jawa Timur, namun masih banyak peternak yang belum mendapatkan pendampingan yang cukup. Apalagi, wabah penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih menjadi ancaman bagi peternak.

Oleh karena itu, pelatihan tersebut sangat diperlukan oleh para peternak agar memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mencegah dan menangani wabah penyakit.  Meski begitu, pihaknya juga mendorong agar pemerintah daerah mengadakan pelatihan yang mencakup cara pencegahan dan penanganan penyakit hewan seperti PMK. “Dengan begitu, peternak bisa lebih siap menghadapi ancaman wabah yang berpotensi merugikan usaha mereka,” jelasnya.

Selain itu, pelaku UMKM juga kerap menghadapi kendala dalam hal pemasaran, manajemen usaha, serta akses permodalan. Mughni berharap pemerintah daerah bisa lebih aktif mengadakan pelatihan berbasis kebutuhan masyarakat, seperti pemasaran digital untuk UMKM dan pengelolaan keuangan usaha.

“UMKM adalah pilar utama perekonomian, tetapi masih menghadapi tantangan besar dalam pemasaran, manajemen, dan akses permodalan. Pemerintah harus aktif memberikan pelatihan yang relevan agar mereka bisa berkembang dan bersaing,” tandasnya. (Dna)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Polda Jatim Gelar Simulasi SISPAMKOTA, Wujud Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Unjuk Rasa
DPD FSP FARKES Jatim Gelar Aksi di Depan PT. PWU, Tuntut Hak Karyawan PT. Kasa Husada Wira Jatim
Memicu Polemik, Keluhan Pajak Penerangan Jalan yang Dibebankan ke Rakyat
Jogo Jatim : Polda Jatim Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas Lewat Apel dan Do’a Bersama
Warga Desa Suru Blitar Antusias Sambut Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis
GEMAH Ungkap Dugaan Pemerasan Anggota DPRD DKI untuk Judi Sabung Ayam
Dewan Pendidikan Jatim dan BPJS Ketenagakerjaan Jamin Siswa Magang
Ribuan Driver Ojol di Jawa Timur Mogok, Tuntut Penurunan Potongan Aplikasi dan Kenaikan Tarif
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Oktober 2025 - 17:21 WIB

Polda Jatim Gelar Simulasi SISPAMKOTA, Wujud Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Unjuk Rasa

Senin, 6 Oktober 2025 - 15:04 WIB

DPD FSP FARKES Jatim Gelar Aksi di Depan PT. PWU, Tuntut Hak Karyawan PT. Kasa Husada Wira Jatim

Jumat, 3 Oktober 2025 - 20:02 WIB

Memicu Polemik, Keluhan Pajak Penerangan Jalan yang Dibebankan ke Rakyat

Selasa, 2 September 2025 - 12:39 WIB

Jogo Jatim : Polda Jatim Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas Lewat Apel dan Do’a Bersama

Jumat, 15 Agustus 2025 - 18:46 WIB

Warga Desa Suru Blitar Antusias Sambut Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru