Redaksijatim.id, Surabaya – Provinsi Jawa Timur menjadi bintang utama dalam Ajang Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat yang berlangsung meriah di Auditorium STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan. Dalam acara puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-79 tersebut, Jawa Timur berhasil membawa pulang total 27 penghargaan dari berbagai kategori kompetisi.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara langsung menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba yang berasal dari seluruh Indonesia. Acara ini merupakan bagian dari transformasi kultural Polri dalam membangun kepercayaan publik melalui pendekatan kreatif, edukatif, dan kolaboratif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prestasi gemilang dicatat oleh Polda Jawa Timur yang berhasil meraih Juara Umum peringkat I tingkat Polda. Tidak hanya itu, Polresta Sidoarjo juga turut mengharumkan nama Jawa Timur dengan meraih Juara Umum tingkat Polres seluruh Indonesia.
Beragam kompetisi digelar dalam ajang ini, mulai dari konten digital, inovasi ketahanan pangan, manajemen media, hingga lomba mendongeng dan apresiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP). Polda Jatim memborong penghargaan di berbagai kategori dan level.
Di kategori konten digital, Briptu Handriyan Bima Pamungkas dari Polda Jatim sukses menyabet Juara I TikTok kategori Polri berkat konten edukatif yang inspiratif. Sementara dari kategori umum, Mohamad Isya Anshori turut berkontribusi dengan membawa pulang Juara 2 TikTok Umum.
Prestasi luar biasa juga ditunjukkan dalam kategori ketahanan pangan. Polda Jatim meraih triple winner dengan merebut Juara I Penambahan Lahan Pertanian Jagung, Juara I Penambahan Produksi Jagung, dan Juara I Inovasi Sarana Produksi.
Di jajaran satuan wilayah, Polresta Sidoarjo tidak kalah gemilang dengan meraih Juara I Inovasi Tata Kelola Ketahanan Pangan, Juara I Sarana Produksi Tingkat Polres, Juara II Ekosistem Pertanian Jagung, dan Juara II Inovasi Pasca Panen.
Dalam bidang manajemen media, Polda Jatim mencatatkan prestasi sebagai Juara II Zona A Sistem Pengelolaan Informasi Terpadu (SPIT) Media Hub Tingkat Polda seluruh Indonesia. Polresta Sidoarjo meraih Juara I Manajemen Media Online Tingkat Polres dan Juara II Manajemen Media Sosial Tingkat Polres seluruh Indonesia.
Kontribusi prestasi juga datang dari Polres Bojonegoro dan Polres Pacitan yang meraih Juara II dan III di bidang manajemen media sosial tingkat Polres seluruh Indonesia.
Salah satu momen paling menyentuh datang dari Hafiza Shanum Aulia, peserta cilik asal Jawa Timur, yang berhasil mencuri perhatian lewat dongeng bertema kepahlawanan Polri. Aksi Hafiza mengantarkannya meraih Juara I Lomba Mendongeng, sekaligus menjadi wajah segar dari semangat Bhayangkara muda.
Tidak hanya jajaran Polri, berbagai BUJP asal Jawa Timur juga meraih apresiasi, di antaranya Juara II BUJP Teladan Skala Investasi Besar (PT Bina Area Persada), Juara II BUJP Teladan Skala Investasi Kecil (PT Aulia Putra Sejahtera), Juara II BUJP Mikro (PT Global Scurindo Utama), dan Juara III Satpam Teladan Gada Pratama oleh Genta Abriansyah.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian luar biasa ini.
“Ini bukti bahwa inovasi dan semangat kolaboratif tidak hanya hidup di pusat, tapi juga berkembang luar biasa di daerah. Prestasi ini bukan hanya milik seluruh anggota Polda Jatim beserta jajarannya tetapi juga masyarakat Jawa Timur,” ungkap Kombes Abast, Rabu (23/7/2025).
“Dengan total 27 penghargaan yang dibawa pulang ke Jawa Timur, acara ini membuktikan bahwa semangat Polri Presisi terus hidup di daerah,” tambahnya.
Kombes Abast menegaskan bahwa Awarding Day bukan sekadar seremoni, tetapi cermin nyata dari reformasi pelayanan publik, inovasi lapangan, dan partisipasi masyarakat. “Kami berkomitmen menjadikan penghargaan ini sebagai pemicu untuk terus hadir di tengah masyarakat secara kreatif, humanis, dan solutif,” pungkasnya.
Prestasi gemilang Jawa Timur dalam Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri ini menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengimplementasikan program-program inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis dan kreatif. (Cak)








