Polda Jatim Lumpuhkan Komplotan Spesialis Pembobol Toko dan Distributor Rokok, Dua Tewas Ditembak

- Penulis

Selasa, 3 Juni 2025 - 02:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redaksijatim.id, Surabaya – Tim gabungan dari Polres Tulungagung, Polres Sidoarjo, dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur berhasil menggagalkan aksi komplotan spesialis pembobol toko dan distributor rokok yang telah beraksi di berbagai wilayah Jawa Timur.

 

Aksi pengejaran dramatis berlangsung pada Senin malam (2/6/2025), dimulai dari pengembangan informasi di beberapa Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang tersebar di Gresik, Sidoarjo, Tulungagung, Malang, hingga Situbondo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, dalam keterangannya menjelaskan bahwa kelompok ini merupakan jaringan pelaku kriminal asal Jawa Tengah yang sudah beberapa kali melakukan aksi pembobolan di sejumlah toko dan distributor rokok.

 

“Kelompok ini baru saja kembali dari Bali dan diperkirakan akan beraksi kembali di wilayah Jatim. Informasi itu langsung kami tindak lanjuti,” ujar Jumhur, di Kamar Mayat RS. Bhayangkara, Surabaya, Selasa (3/6/2025) dinihari.

 

Saat dilakukan pengejaran di ruas tol arah Sidoarjo, kelompok tersebut mencoba kabur dan bahkan menerobos palang tol serta menabrak kendaraan petugas. Tim gabungan bersama petugas PJR dan pengelola tol terus melakukan pengepungan hingga di KM 55, pintu keluar tol Sidoarjo.

 

“Karena pelaku sangat membahayakan anggota, kami memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan. Akhirnya kami lakukan tindakan tegas dan terukur,” tegas Jumhur.

 

Dua dari empat pelaku tewas dalam aksi tersebut, yakni berinisial A dan E, dengan usia sekitar 30–35 tahun. Keduanya berasal dari Jawa Tengah. Satu pelaku lainnya berinisial R berhasil diamankan hidup-hidup, sementara satu lainnya, berinisial J, masih dalam pencarian setelah melarikan diri ke kawasan perumahan Kahuripan, Sidoarjo, dengan cara melompat keluar dari tol.

 

“A ini sopir, sedangkan E berada di kursi depan sebelah kiri. R yang kami amankan masih dalam pemeriksaan, dan satu pelaku J masih DPO. Petugas sedang menyisir area perumahan tempat dia melarikan diri,” tambahnya.

 

AKBP Jumhur juga menegaskan bahwa kelompok ini berbeda dari komplotan perampok yang sebelumnya beraksi di wilayah Probolinggo. Namun, pengembangan lebih lanjut masih dilakukan karena salah satu pelaku disebut-sebut juga pernah terlibat kasus perampasan.

 

Rilis lengkap terkait pengungkapan kasus ini akan disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim dalam waktu dekat. (Cak) 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Polres Lumajang Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Gadis Muda Kurang dari 24 Jam
Polda Jatim Sikat Komplotan 3C, 195 Kasus Terungkap Sepanjang Juni 2026
Selamatkan Kekayaan Hayati, Polda Jatim Ungkap Tiga Kasus Perdagangan Ilegal Satwa Dilindungi
Tiga Bulan, Polda Jatim Ungkap 1.757 Kasus Narkoba dan Sita Aset Rp30,1 Miliar dari Jaringan TPPU
997 Orang Diamankan, Kapolda Jatim Sesalkan Banyaknya Anak Ikut Aksi Brutal
Polda Jatim Ungkap Fakta Kerusuhan Surabaya: 315 Diamankan, 33 Jadi Tersangka, 9 Pembakar Grahadi
Pembacok Anggota Ditresnarkoba di Bangkalan, Ditembak Tim Jatanras Polda Jatim
Polresta Sidoarjo Bongkar Sindikat Penjualan Rekening untuk Judi Online, Perputaran Uang Capai Rp 5 Miliar
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:05 WIB

Polres Lumajang Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Gadis Muda Kurang dari 24 Jam

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:21 WIB

Polda Jatim Sikat Komplotan 3C, 195 Kasus Terungkap Sepanjang Juni 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:00 WIB

Selamatkan Kekayaan Hayati, Polda Jatim Ungkap Tiga Kasus Perdagangan Ilegal Satwa Dilindungi

Senin, 6 Oktober 2025 - 14:29 WIB

Tiga Bulan, Polda Jatim Ungkap 1.757 Kasus Narkoba dan Sita Aset Rp30,1 Miliar dari Jaringan TPPU

Kamis, 18 September 2025 - 19:32 WIB

997 Orang Diamankan, Kapolda Jatim Sesalkan Banyaknya Anak Ikut Aksi Brutal

Berita Terbaru